4 Tips orgasme yang patut dicoba malam ini



SATU lagi pengetahuan tentang apa yang membuat wanita turn on dan turn off di ranjang yang tentu bermanfaat untuk memuaskan gairah seksnya. Pakar seks berbagi tip orgasme yang bisa Anda coba malam ini.

Terdapat empat hal yang siap membuat orgasme menjadi mungkin. Berikut, seperti diulas Ian Kerner, penulis She Comes First: The Thinking Man's Guide to Pleasuring a Woman pada Yourtango.

Mental perlu dinonaktifkan untuk orgasme

Para peneliti di Belanda menemukan bahwa kunci untuk membawa seorang wanita ke puncak orgasme adalah perasaan yang mendalam dan rileks (kurangnya kecemasan). Para peneliti di University of Groningen pernah melakukan scan otak pada wanita dan pria ketika mereka secara manual dirangsang untuk orgasme oleh pasangannya. Hasil scan menunjukkan bahwa bagi wanita, bagian-bagian otak yang bertanggung jawab untuk memroses rasa takut, cemas, dan emosi ternyata memperlambat tubuh mereka menjadi lebih terangsang.

"Penonaktifan mental artinya melepaskan semua ketakutan dan kecemasan, yang sangat diperlukan untuk orgasme," kata pakar seks Dr Gert Holstege.

Fantasi tentang orang lain

Penelitian menunjukkan bahwa orang dengan kehidupan fantasi seksual yang aktif merasa lebih puas, lebih responsif, dan lebih berani di ranjang. Fantasi seks juga membantu proses penonaktifan mental seperti dijelaskan di atas.

"Bermimpi (berfantasi) bukan hanya soal khayalan anak-anak terhadap tokoh kartun. Ini membuat mereka cukup terhibur, sehingga untuk pasangan bisa bermanfaat untuk menghidupkan seks," kata ilmuwan syaraf Mark Solms, ahli terkemuka di bidang penelitian tidur.

Pada pengalaman banyak pakar seks, wanita cenderung lebih senang berfantasi saat berhubungan seks daripada pria. Namun, wanita sering merasa bersalah karena memfantasikan pria lain. Pakar seks mengatakan, tabu adalah bagian alami dari fantasi seks, dan terkadang semakin fantasi di luar batas, orgasme yang dirasakan juga semakin dalam.

Orgasme mengurangi rasa sakit

Dalam buku The Science of Orgasm, Beverly Whipple dan rekan-rekan penulis membahas efek analgesik terhadap orgasme dan mengutip sebuah penelitian di mana banyak wanita Amerika menyatakan masturbasi sebagai cara untuk menghindari kram menstruasi.

Sementara orgasme mungkin tidak seefektif obat sakit kepala ketika datang migrain, efek orgasme ternyata lebih cepat. Jadi lain kali Anda sakit kepala, Anda mungkin ingin bercinta daripada minum aspirin.

Anda tidak ingin mengembangkan "gaya masturbasi aneh"

Ketika pria gemar memakai tangan untuk masturbasi, mereka jadi terbiasa dengan rangsangan manual berupa gesekan dan tekanan. Lalu, mereka akan mulai mengeksplorasi berbagai jenis rangsangan lain, termasuk trik menunda ejakulasi.
Sebenarnya, ini adalah hal wajar, bahkan "gaya masturbasi aneh" juga berlaku pada wanita. Sebagai contoh, jika sebelumnya Anda sering masturbasi dengan vibrator dan kini sulit orgasme selama seks, mungkin sudah saatnya Anda mengistirahatkan vibrator tersebut, dan menggantinya dengan jenis rangsangan lain.(ftr)

Sumber : www.okezone.com